Skip to main content

Kisah Perang Uhud Part #5, Penyebab Hamzah bin Abdul Muthallib Terbunuh

Kisah Hamzah Terbunuh Di Perang Uhud

Fakta Islam - Kemenangan pasukan Muslim harus dibayar mahal dengan mati syahidnya Hamzah bin 'Abdul Muthallib. Semuanya berawal ketika Hamzah gusar melihat kebengisan Khalid bin Walid di Bukit Rummat.

Hamzah lalu membawa sekelompok sahabat untuk menghentikannya. Hamzah bersama beberapa sahabat mendatangi Khalid dari arah belakang Bukit Rummat.

Baca Part #6 (Segera Rilis) Kisah Perang Uhud, Penyebab Kekalahan Kaum Muslim

Pertempuran hebat terjadi di antara mereka. Hamzah dengan gagah berani mengayunkan pedangnya untuk membunuh pasukan musyrik. Dalam sebuah kesempatan, ia terlibat duel dengan Siba bin Arfatah. 

Hamzah berhasil memukul kepala Siba' dengan tangannya. Namun, tanpa ia sadari ada seorang prajurit Quraisy yang setia mengamati gerak gerik Hamzah dari balik sebongkah batu. la adalah Wahsyi, seorang budak laki-laki milik Jabir bin Muth'im. 

Wahsyi dikenal memiliki keahlian melempar lembing. Mata Wahsyi tak pernah lepas mengamati Hamzah sambil menggenggam sebuah lembing. la akan langsung melemparkan lembing itu ketika melihat Hamzah lengah. 

Cukup lama Wahsyi menanti, kesempatan itu akhirnya tiba ketika Hamzah terlibat duel dengan Siba bin Arfatah. Lembing itu dilemparkan ke arah Hamzah dengan cepat. 

Hamzah tak menduga akan mendapat serangan tersebut. Dalam hitungan detik, lembing itu tepat mengenai perut Hamzah. Tubuhnya langsung tersungkur, tak lama berselang ia gugur (HR. Bukhari dan Hisyam).

Mengapa Wahsyi melakukan itu? Karena ia dijanjikan kebebasan oleh Hindun, istri Abu Sufyan. Selain itu, Hindun juga menjanjikan harta yang banyak. Híndun rela memberikan hadiah tersebut karena Hamzah telah membunuh ayah dan saudaranya di Perang Badar.


Editor: Faktaislam.com

Ref: DR.Ahmad Hatta, MA. dkk.

Kol: MagfiraPustaka

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar